Sementara itu presiden Laskar Sholawat Jatim yang juga Bendahara DPD Partai Geribdra Jatim Muhammad Fawait menyatakan pernyataan Move on Gubernur Khofifah Indar Parawansa harus diiringi dengan membangkitkan perekonomian masyarakat.
Program-program yang merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat harus dilakukan. Termasuk membangkitkan kembali UMKM di Jatim yang kondisinya saat ini juga alami keterpurukan.
“Ingat kodisi pandemi saat ini pemerintah yang bisa diandalkan untuk membangkitkan kembali perekonomian. Saat ini yang bisa diandalkan anggaran yang dimiliki pemerintah. Di Jatim maka anggaran di APBD Jatim yang bisa digunakan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat dan UMKM,” ujarnya.
Selain itu yang tidak kalah penting, keberadaan pesantren di Jatim yang seolah dilupakan oleh Gubernur dalam Pandemi Covid-19. Padahal lanjut Gus Mufa bila pesantren dilibatkan maka akan menghidupkan perekonomian masyarakat. Pasalnya di sektar pesantren banyak usaha-usaha masyarakat yang itu bisa dikembangkan dan dimaksimalkan untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat.
“Karena itu kalau Gubernur mengatakan Move on, maka yang harus dilakukan bagimana bisa membangkitakan kembali perekonomian masyarakat. Bagaiman Gubernur membangkitkan kembali UMKM yang terpuruk, serta bagaimana melibatkan pesantren dalam membangkitkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (caa)



