Surabaya, Cakrawalanews.co – Move on yang dilontarkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beberapa waktu lalu, bisa memunculkan multi tafsir di masyarakat. Mengingat sampai saat ini perkembangan Covid- 19 di Jatim masih tinggi.
Bahkan ekonomi masyarakat Jatim juga semakin terpuruk akibat penanganan pandemi tak kunjung membuahkan hasil seperti harapan masyarakat.
“Move on yang dimaksud Gubernur ini bisa memunculkan multi tafsir. Ingat masyarakat kita pendidikannya juga beragam,” ujar Hidayat salah satu wakil ketua DPD Partai Gerindra Jatim dalam diskusi Kamisan yang digelar kantor DPD Partai Gerindra Jatim secara daring melalui Youtobe Partai Gerindra Jatim dengan tema “Gubernur Jatim ajak Move On dari Covid- 19, Tepatkah?”, Kamis (12/8/2021).
Selain Hidayat, diskusi iti yang juga menghadirkan pembicara lain yakni Presiden Laskar Sholawat yang juga Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim Muhammad Fawait dan Lia Istifhama Istif (Ning Lia) politikus muda Partai Gerindra.
Menurut pria yang juga Ketua Komisi C DPRD Jatim, move on yang dimaksud Gubernur Khofifah juga bisa diartikan Gubernur lempar handuk terkait penanganan Covid- 19 di Jatim.



