Meski demikian, Wali Kota Eri mengaku bakal terus melakukan evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal di G10N. Bahkan rencananya, ke depan vaksinasi massal akan dibagi di beberapa lokasi. Yakni Korem 084/Bhaskara Jaya, Polres Tanjung Perak, Polrestabes Surabaya, Kejari Tanjung Perak, Kejari Surabaya, Arhanud Surabaya dan Lantamal V Surabaya. Pembagian per wilayah ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan warga dan mencegah terjadinya kerumunan.
“Nanti akan kita bagi yang penting tidak ada kerumunan. Sehingga per wilayah (vaksinasi) bisa dilakukan. Tiap hari ini kita fokuskan dulu di sini (G10N) sambil melakukan evaluasi,” imbuhnya.
Mantan Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini berharap, dengan adanya vaksin maka herd immunity warga Kota Pahlawan bisa meningkat. Sehingga risiko untuk bisa tertular Covid-19 bisa diminimalisir.
“Jadi tidak lagi risiko besar. Karena itu kami dan Forkopimda selalu berjuang habis-habisan bagaimana vaksin ini bisa kita lakukan semaksimal mungkin. Apapun kita lakukan untuk warga Surabaya, karena ini tujuan pemkot dan Forkopimda ada di Kota Surabaya,” pungkasnya.(hadi)



