“Pelaksanaan mulai pukul 07.30 WIB, sampai satu jam itu sudah 3.500 (orang). Kami semua (petugas) yang ada di sini awalnya takut ada kerumunan, sehingga kita bagi waktunya,” ujarnya.
Dari pantauannya ini, Wali Kota Eri menyatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi di G10N waktunya bisa lebih cepat. Menurutnya, hal ini tentu karena adanya dukungan dari Forkopimda dan para relawan di Surabaya.
“Kecepatan ini bisa dilakukan karena dukungan dari Forkopimda dan relawan yang jumlahnya sudah 2 ribu orang. Sehingga kita melakukan percepatan bisa dilakukan,” jelasnya.
Pihaknya pun menargetkan, antara bulan September – Oktober 2021, seluruh warga Surabaya sudah menerima 2 kali vaksin. Sementara hingga hari ini, sebanyak 596 ribu warga Kota Pahlawan yang telah menerima 2 kali vaksin.
“Vaksin pertama (warga surabaya) sebanyak 930 ribu (sasaran). Untuk yang belum vaksin, sekitar 1,1 juta. Sehingga kalau bisa (per hari di G10N) 50 ribu, maka dalam 20 hari yang belum vaksin bisa kita sentuh semuanya,” paparnya.



