Ngawi–Kertosono memiliki panjang 86,90 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi I ( Ngawi IC –Madiun IC ) Segmen Klitik–Gulungan Panjang 20,00 Km fungsional 11,00 Km, Seksi II (Madiun IC –Caruban IC) Segmen Sawahan–Kedung jati Panjang 8,45 Km fungsional 6,00 Km, Seksi III ( Caruban IC –Nganjuk IC ) Segmen Purworejo-Wilangan panjang 21,06 Km fungsional 18,07 Km.
Kertosono-Mojokerto memiliki ruas 40,50 Km yang akan di fungsionalkan yaitu Seksi II Jombang–Mojokerto Barat P 19,70 Km Operasional 19,70 Km, Seksi II Jembatan Brantas–Pendekat panjang 0,2 Km Operasional 0,2 Km. Mojokerto-Surabaya memiliki 36,47 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi IB Sepanjang-WRR panjang 4,3 Km fungsional 4,3 Km, Seksi II WRR -Driyorejo panjang 5,07 Km fungsional 5,07 Km dan Seksi III Driyorejo Kriyan panjang 6,1 Km fungsional 6,1 Km. Gempol–Pasuruan memiliki panjang 34,15 Km yang akan difungsionalkan yaitu Seksi 1 Segmen Bangil –Rembang sepanjang 7.1 Km.
Ia menambahkan, rencananya pengoperasian arus mudik searah, mulai dapat dilewati pada 19 – 25 juni 2017 dan arus balik 26 juni s/d 2 juli 2017. “Untuk kenyamanan kondisi jalan minimal sudah Lean Concrete ( lantai kerja dengan perkerasan cor) dengan tebal 10 cm dan lebar 7 cm dan tol nanti akan diberi penerangan tol di buka pada siang hari yaitu mulai jam 06.00 sd 17.00 WIB,” ujarnya












