Cakrawala JatimIndeks

Komisi C DPRD Sesalkan Bank UMKM Gagal Turunkan NPL

×

Komisi C DPRD Sesalkan Bank UMKM Gagal Turunkan NPL

Sebarkan artikel ini

Menurut Politisi Golkar ini, memang NPL khusus untuk kredit pertanian sangat rendah. Namun, NPL secara keseluruhan dinilai masih cukup tinggi. Jadi, kata dia, dari tahun lalu yang diminta Komisi C diangka 5 persen ternyata sampai 31 Desember 2020 belum tercapai.

“Untuk angka NPL masih diangka 7,52 persen yang itu mengalami penurunan dari Desember 2019 sebesar sekitar 0,6 persen,” bebernya.

Selain itu, Yudha yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jatim ini juga mencermati rasio BOPO yang masih tinggi. Memang mengalami penurunan dari tahun 2019 itu diangka 91,82 persen dan per Desember 2020 itu menjadi 91,08 persen. Dari angka tersebut hanya mengalami penurunan 0,7 persen. “Penurunan BOPO dan NPL yang kita lihat itu sama sekali masih jauh dari harapan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Yudha juga mencermati kinerja Bank UMKM Jatim selama ini. Untuk ukuran Asia Tenggara, BOPO itu ada pada kisaran 50-60 persen. “Angka ini kan berarti masih tinggi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *