Sementara, Machfud Arifin mengeklaim hasil survei elektabilitas di Pilkada 2020 cukup bagus. Paslon nomor urut dua itu unggul dari pesaingnya.
“Rilis Poltrack 51 persen pihak kami, dan pihak seberang 34 persen. Survei terbaru dari independen UINSA kemarin kita selisih 4 persen. Kami juga melakukan dari Poltrack, tanggal 30, paling lambat 31 November sudah dirilis,” kata Machfud.
Machfud-Mujiaman berkomitmen untuk memenangkan konstelasi politik di Kota Surabaya. MA, sapaan akrab Machfud Arifin ingin untuk pertama kalinya Partai Demokrat punya wali kota.
“Saat inilah Demokrat harus punya wali kota dan bahu membahu nanti di (Pileg) 2024,” tandasnya. (Caa)












