Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jawa Timur, Kohar Hari Santoso mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk merinci jumlah kekurangan tenaga kesehatan di Ponkesdes. Ke depan, diupayakan tenaga kesehatan baik bidan maupun perawat merata di setiap desa.
“Memang harusnya di Ponkesdes ada bidan dan perawat, namun jika tidak ada salah satunya perlu dikoordinasikan kembali. Apalagi persoalan ini terkait dengan anggaran dan kesejahteraan tenaga kesehatan. Mereka juga perlu diperhatikan,” tutur Kohar, Jumat (18/3).
Berdasarkan data di Dinkes Jatim, terdapat 3.213 Ponkesdes yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Berdirinya ribuan Ponkesdes menjadi bukti komitmen Gubernur Jawa Timur untuk menyediakan aksesibilitas kesehatan hingga pelosok desa.












