Sebelum melakukan serah terima formulir B1KWK, para calon yang hadir dalam pertemuan tersebut menyimak arahan dari Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ph.D. yang disampaikan dari Kantor DPP PKS di Jakarta.
Seusai menyimak arahan, para calon kepala daerah/wakil kepala daerah diminta membaca ikrar dan menandatangani pakta integritas di atas kertas bermaterai. Dalam pakta integritas itu disebutkan komitmen para calon kepala daerah untuk memenangkan pilkada dengan penuh kehormatan, keberkahan, dan bermartabat. Juga bersungguh-sungguh menghindari pelanggaran norma agama dan hukum serta nilai-etika yang berlaku dalam NKRI.
Selain itu disebutkan pula para calon kepala daerah ini agar bersungguh-sungguh menunaikan semua tugas dan fungsi kepala daerah/wakil kepala daerah dan menolak segala bentuk perilaku koruptif.
Disamping itu, para calon kepala daerah juga diminta berkomitmen bersama PKS menjaga kedaulatan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera dalam bingkai NKRI, sesuai Pancasila dan UUD’45. “Alhamdulillah semua calon bersedia berikrar dan menandatangani pakta integritas. Memang komitmen calon kepada NKRI, penegakan hukum, pencegahan korupsi, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta menjaga nilai dan budaya, menjadi landasan kami dalam menentukan calon yang diusung atau didukung,”paparnya.
Irwan menambahkan, yang tak kalah penting adalah visi misi dan program calon dalam memajukan daerahnya. “Harus jelas dan terukur programnya. Sehingga pilkada dengan anggaran yang besar dan resiko dalam masa pandemi ini, bisa tercapai tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” terangnya.



