Pernyataan WS ini memang cukup beralasan. Sebab, fakta di lapangan, masih banyak angkutan kota (Angkot) dengan trayek antar kota yang masuk ke terminal tersebut.
Angkutan umum dengan trayek Porong-Joyoboyo masih mangkal di dalam terminal.
Tak hanya mangkal, mereka juga membayar retribusi ke petugas Dinas Perhubungan (Dishub) untuk sekadar masuk dan mencari penumpang.
Pemandangan ini terlihat di terminal angkutan kota (Angkot) pintu utara. Di sepanjang pintu masuk terminal tersebut tampak angkot warna kuning parkir berjajar.
Tak hanya berhenti, mereka juga terlihat menurunkan dan menaikkan penumpang.
Sementara untuk bus warna hijau trayek Mojokerto-Joyoboyo memang berada di luar. Kendati demikian, bus ini juga parkir tak jauh dari terminal tersebut.
Mereka juga leluasa menurunkan dan menaikkan penumpang di dekat terminal itu.
Kondisi tersebut diutarakan oleh Samian, salah seorang pengemudi angkot trayek Porong-Joyoboyo mengatakan, sudah cukup lama angkot kuning masuk di terminal Joyoboyo.












