Akibat masyarakat yang abai ini, di Jawa Timur berapa hari yang lalu yang positif sudah menembus 17.800, angka ini kata Sahat ada di atas DKI yaitu 15.000. “Karenanya saya berharap para anggota Bapemperda kabupaten kota yang hadir, ikut mensosialisasikan dan mendukung Perda ini bersama dengan kepala daerah masing masing bersama-sama dengan TNI dan Polri untuk semangat mendisiplinkan masyarakat,” tambahnya.
Sahat yang juga Sekretaris DPD Golkar Jatim ini, menegaskan betapa pentingnya perda ini, bahkan Forkopimda saja mengapresiasi pembahasan perda ini. “Kapolda dan Pangdam bahkan mengapresiasi dengan datang ke kantor DPRD Jatim sebagai bentuk ikut merasakan kekhawatiran bagaimana menggalakkan kedisiplinan masyarakat kembali dengan menegakkan peraturan peraturan terkait Covid 19,” tegas Sahat.
Pria yang juga penghobi olah raga tinju ini mengatakan perda ini juga direspon positif Kepala Kejaksaan tinggi Jawa Timur, “Beliau juga ikut mendukung upaya kita ini karena mereka menilai ini adalah masuk tipiring. karenanya Pak Kajati akan menginstrusikan kepada seluruh Kajari kabupaten kota di Jawa Timur untuk mensosialisasikan Perda ini,” tandasnya.












