Slawi, Cakrawalanews.co – Sampah merupakan persoalan bersama, dengan menumpuknya sampah dan terserak dimana-mana tentu merupakan pemandangan yang tidak mengenakan apalagi menimbulkan bau yang tidak sedap tentu juga dapat mengganggu kesehatan dilingkungan. Padahal sampah kalau dikelola dengan baik, tentu memiliki nilai ekonomi bila dipilah antara sampah organik maupun sampah non organik untuk dapat didaur ulang. Dengan demikian, berangkat dari persoalan ini, merupakan sebuah inspirasi untuk selalu giat bersama dalam mengelola mengenai sampah.
Seperti Desa Sumingkir, di Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Kini telah berhasil dalam usaha pengelolaan sampah organik maupun non organik melalui program TPS Upet Sakti. Hal ini telah dibuktikan Desa Sumingkir yang terbebas dari sampah. Sebagaimana disampaikan Khasan Ali Kepala Desa Sumingkir kepada sejumlah awak media. “Awalnya dirasa sangat sulit untuk mewujudkan Desa Sumingkir bebas dari sampah. Namun berkat dukungan masyarakat melalui Musdes bersama dengan pemerintah desa kami dapat merealisasikan dan sekaligus menjadikan program unggulan yang dimiliki desa. Salah satunya terkait pengelolaan sampah agar Desa Sumingkir bebas dari sampah” ungkap Khasan Ali













