“Setelah terdata dan terklasifikasi, Pemprov Jatim membuat regulasi dan bersinergi dengan SMK yang berkualitas kurang bagus. Pada akhirnya diharapkan kualitas SMK tersebut akan meningkat dan keluaran anak didiknyapun dapat berkompetisi dengan siswa yang lain,” harap Gus Ipul.
Pada kesempatan tersebut Gus Ipul sangat mengapresiasi usaha MKKS SMK Swasta yang berusaha untuk mempertahankan keberadaan SMK Swasta sekaligus berupaya meningkatkan kualitasnya.
Apalagi saat ini ada permintaan satu juta tenaga terampil per tahun.
“Target satu juta naker terampil bisa didapat dari luaran siswa SMK yang berkualitas internasional ditambah dengan naker terampil dari lembaga ketrampilan,”cetus Gus Ipul.
Mudah-mudah hal tersebut dapat tercapai dengan percepatan peningkatan kualitas SMK Swasta.



