“Masyarakat harus mulai bisa memanfaatkan lahan yang mereka miliki sekecil dan sesempit apapun untuk memproduksi bahan pangan untuk dikonsumsi sendiri,” papar Sadad.
Pihaknya pun menegaskan bahwa new normal berarti harus berdamai dengan ketidaknormalan ini. Rumah sakit berhenti menerima pasien, mobilisasi masyarakat tak terpantau meski diterapkan PSBB, bansos tidak tepat sasaran. “Itu semua adalah situasi yang tak normal, namun kita dipaksa untuk menganggapnya normal,” pungkasnya. (caa)



