Surabaya, Cakrawalanews.co – Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim menilai Pesimis pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) bisa berjalan efektif selama 12-25 Mei 2020.
Mengingat update data covid 19 per 11 Mei di Surabaya belum turun, dan bahkan terus bertambah menjadi 33 Positif. Sidoarjo dua Positif.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Ahmad Hadinudin menegaskan, seharusnya pelaksanaan PSBB bisa terukur. Mengingat saat ini yang menonjol hanya akses masuk ke Surabaya hanya dibatasi. Dimana di check point dilakukan pemeriksaan.
“Yang ramai hanya masuk ke Surabaya karena di check point harus dicek,” ujar Hadinudin, di Surabaya, Senin (11/5)
Hadinudin menilai PSBB tidak akan efektif kalau semua aktifitas di dalam daerah tidak ada perubahan. Seperti halnya masih ramainya pasar, toko masih buka, dan aktifitas lain yang tak terkontrol, serta perusahaan masih buka.













