Sebelumnya, Hendadi menerangkan, Kabupaten Tegal memiliki tingkat risiko penularan Covid-19 yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya jumlah kasus terkonfirmasi positif yang sampai dengan hari ini mencapai 12 orang dengan rincian satu orang sembuh, dua orang meninggal dan sembilan masih dalam perawatan. “Jumlah kasus terkonfirmasi positif kita terus bertambah, dimana sebelas dari dua belas pasien positif Corona merupakan transmisi dari luar Kabupaten Tegal, sehingga gelombang mudik warga Kabupaten Tegal yang akan pulang kampung nanti harus kita antisipasi sedari dini sebagai potensi besar penularan Covid-19”, ungkapnya.
Lebih lanjut, Hendadi mengutarakan, keterbatasan jumlah tenaga medis dan risiko mereka terpapar Covid-19 yang cukup tinggi harus diimbangi dengan upaya cepat dan masif untuk mencegah penularan di masyarakat. Sehingga dari sisi epidemiologi, selain menerapkan social ataupun physical distancing dan pola hidup bersih dan sehat, upaya lain yang direkomendasikan baik oleh Pemerintah maupun organisasi kesehatan dunia WHO untuk membendung persebaran Covid-19 ini adalah dengan menggunakan masker.













