
Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diminta untuk memikirkan alokasi anggaran untuk menciptakan lapangan kerja di masyarakat, yang menyerap tenaga-tenaga kerja dari warga setempat.
Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, lantaran adanya pergeseran dan perubahan kegiatan pada APBD Kota Surabaya, di tengah pendemi Covid-19, yang menimbulkan berbagai dampak sosial-ekonomi di masyarakat.
“Prinsipnya, kita ingin, ada alokasi anggaran dari APBD yang berputar di Surabaya dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Ada multiplayer effect. Untuk mengungkit ekonomi lapisan bawah, para pedagang kecil, toko kelontong, pekerja harian, pelaku UMKM, dan sebagainya,” Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, Jumat (17/4/2020).



