“Intinya nomer kontak aplikasi online tersebut harus disiapkan terlebih dahulu. Yang terpenting bagaimana website itu yambung sampai ke tingkat bawah, sehingga baru bisa terjadi konekting,” jelas dia.
Selain itu, pihaknya meminta kepada PD Pasar Surya untuk pintu-pintu masuk di salah satu pasar tradisional diterapkan satu pintu masuk saja. Karena di pasar tradisional di Surabaya ada beberapa pintu keluar masuk pedagang maupun pengunjung pasar.
“Bagaimana caranya hanya satu pintu saja akses menuju pasar dan diwajibkan ada petugas jaga pasar tersebut. Jadi ketika masuk pasar dibuka satu pintu saja dan wajib mengikuti protokoler guna mengantisipasi penularan covid-19,” pungkas dia.

Sementara itu, Plt Direktur PD Pasar Surya Muhibuddin mengatakan system belanja online ini memang diluncurkan untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat ditengah wabah virus covid-19, sehingga masyarakat tidak perlu dating kepasar sehingga mampu memutus penyebaran wabah covid-19 tersebut.
“Ini sebagai salah satu cara untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan covid-19. Jadi kebutuhan masyarakat tetap bisa terlayani, tetapi pembeli tidak perlu datang ke pasar. Cukup dengan telepon,” ungkap Plt Direktur PD Pasar Surya Muhibuddin di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Surabaya, Senin (13/4).



