Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Lingkup Sosialisasi Terbatas, Tim Cagar Budaya Berencana Bikin Website

×

Lingkup Sosialisasi Terbatas, Tim Cagar Budaya Berencana Bikin Website

Sebarkan artikel ini

“Karena tulisan yang menjelaskan aspek historis di Surabaya sangat minim,” katanya

Dampaknya, praktis banyak warga yang tak mengenalilatar peristiwa di masa lalu dengan bangunan – bangunan cagar budaya, terutama kalangan generasi muda. Wakil Ketua Komisi A ini menambahkan, dengan adanya publikasi , akan membantu khalayak  untuk memahami dan menginagt segala hal tentang temuan kecagarbudayaan di Kota Pahlawan ini.

“Jika banyak warga yang mengetahui detail tentang latar kecagarbudayaan, maka mereka juga akan ikut menjaga kelestariannya,” tegas Politisi PDIP.

Untuk membantu tugas-tugas tim cagar budaya tersebut, Pansus Tim cagar Budaya mendukung Tim Cagar Budaya dilengkapi dengan asisten-asisten yang kompeten dan kredibel. Mengingat, 6  caloon anggota tim cagar budaya tersebut  mempunyai kesibukan akademik yang tinggi.

Sebanyak 6 calon Tim Cagar Budaya telah menyampaikan konsepsinya tentang pelestarian cagar budaya dihadapan pansus Tim Cagar Budaya di komisi A. Keenam calon anggota Tim cagar Budaya yang diusulkan pemerintah kota tersebut yakni, Ketua Dr. Ir. Retno Hastijanti. M.T  (Arsitektur), Sekretaris, FA. Missa Demettawati (Arkeolog), Ir. Handinoto.M.T (Ahli Konstruksi Bangunan), Dr. Purnaman Basundoro, SS, M.Hum (Pengamat Budaya) dan Prof. Johan Silas (Ahli Tata Kota).

Setelah mendengar paparan tim cagar budaya, Pansus Tim Cagar Budaya kembali akan melakukan konsultasi ke Direktorat Kebudayaan, sebelum memberikan merekomendasikan ke Rapat Paripurna DPRD, apakah usulan pemerintah terkait komposisi Tim Cagar Buaya itu bisa diterima seluruhnya, disetujui sebagian atau diubah. (hdi/cno3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *