Surabaya, cakrawalanews.co – Meskipun pemerintah telah melakukan sosialisasi tentang cagar budaya namun, hal tersebut masih mengalami kendala keterbatasan. Hal tersebut diakui oleh Anggota Tim Cagar Budaya, Prof. Johan Silas, saat dengar pendapat di komisi A DPRD Surabaya, Selasa (20/12).
Guru Besar Arsitektur ITS ini mengatakan, website cagar budaya selain sebagai media publikasi, juga bisa menjadi sarana dialog antara tim cagar budaya dengan masyarakat.
“Nanti apa yang kita posting bisa ditanggapin atau ditambahin masyarakat,” paparnya
Johan Silas mengakui, selama ini pemerintah kota telah mensosialisasikan masalah cagar budaya. Namun, lingkupnya masih terbatas, karena masuk dalam website pemerintah kota.
“Makanya nanti kita buat sendiri, dan kontennya banyak,” ujarnya.
ia juga mengatakan, alasan membuat website cagar budaya, karena pihaknya ingin mensosialisasikan berbagai informasi tentang bangunan cagar budaya dan kegiatan yang berhubungan dengan kecagarbudayaan
“Website ini kan banyak peminatnya, dan jangkauannya bisa ke luar,” terangnya












