Peniliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, aksi ini dilakukan untuk menolak pimpinan KPK yang diduga bermasalah. Kurnia menyebut, satu dari lima pimpinan KPK yang dilantik hari ini dinilai memiliki masalah pelanggaran kode etik.
“Hari ini kami ICW mengadakan aksi teatrikal yang mana kita menolak pimpinan yang diduga banyak persoalan. Nanti sekitar jam 2 Presiden akan melantik 10 orang, 5 orang pimpinan KPK baru dan 5 orang Dewas (dewan pengawas). Kita pandang untuk pimpinan KPK sendiri banyak persoalan di masa lalu, bahkan salah satu pimpinan KPK adalah terduga pelanggaran kode etik saat dia dulu bekerja di KPK,” ujar Kurnia.
Menurut Kurnia, jika masih ada pimpinan KPK yang bermasalah maka pesimis pemberantasan korupsi akan menjadi lebih baik. Kurnia mengatakan ICW juga menolak ada dewan pengawas KPK.












