Ia menjelaskan, selama perjalanannya, banyak hal yang sudah dicapai dari para anggota PE dan PM tersebut. Bahkan untuk mendukung program tersebut, saat ini sudah ada 10 gerai yang notabene diisi produk-produk dari anggota PE itu. Pihaknya mencatat, sejak bulan Januari hingga 29 November 2019, nilai transaksi yang mereka hasilkan sudah sekitar Rp 6 miliar. “Itu adalah hasil uang dari produk-produk UKM (Usaha Kecil Menengah) yang di display di beberapa gerai dan sebagainya,” katanya.
Sementara itu, Humas Pahlawan Ekonomi, Agus Wahyudi menjelaskan, ada 275 pelaku usaha kreatif yang bakal memeriahkan acara ini. Mereka berasal dari 31 kecamatan di Surabaya. Dari ke-275 pelaku usaha itu, 110 produk non food, 165 produk food. Menurutnya, pelaku usaha kreatif yang terpilih ikut event ini telah melalui proses seleksi ketat.
“Tahun ini, Awarding Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya dipilih sembilan pemenang dari tiga cluster, yakni Creative Industry, Home Industry, dan Culinary Business,” kata Yudi.
Disamping itu, pada awarding kali ini juga diberikan penghargaan kepada tiga pemenang Best of The Best yang bakal mendapatkan hadiah Voucer Ads dari Facebook Indonesia. Masing-masing pemenang akan menerima USD 1.000. Facebook juga akan memberikan hadiah kepada UKM dan masyarakat umum.
Pertama, kriteria pelaku usaha yang masuk kategori High Impact. Jumlah yang dipilih tiga orang pemenang. Masing-masing akan mendapat Voucer Ads sebesar USD 300. Kedua, pelaku usaha yang masuk kategori Creative Content. Dipilih tiga orang pemenang. Masing-masing mendapat Voucer Ads sebesar UDS 300. Ketiga, hadiah untuk masyarakat umum yang masuk kriteria Movement/Making IG Stories. Hadiah diberikan kepada 22 orang. Masing-masing mendapat USD 100.
Menariknya, Yudi menyebut, Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan kali juga dimeriahkan kehadiran Dennis Adhiswara, aktor papan atas Indonesia yang sukses lewat film Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Ada pula fashion show yang menghadirkan 10 model dan 28 pelaku usaha fashion Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.



