Cakrawala KeadilanCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

CITO Bantah Tudingan Komisi D Soal Limbah

×

CITO Bantah Tudingan Komisi D Soal Limbah

Sebarkan artikel ini

Sebaliknya, mereka memilih memasang kipas angin, hasil bantuan dari orang tua siswa. Namun, usaha tersebut tetap tidak maksimal, karena bau busuk masih bisa masuk.

“Kami juga tidak tahu, kenapa tidak mau. Padahal sebelumnya setuju. Padahal, untuk rungan cukup besar dengan jumlah 30 siswa, AC ini perlu. Sehingga bisa dibuat tertutup. Kalau hanya kipas angin pasti tidak cukup. Apalagi dengan suhu Surabaya yang rata-rata 37-38 derajat. Sehingga mau tidak mau, ruang kelas dibuat sedikit terbuka,”jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku siap bilamana sekolah mengajak berkomunikasi lagi. Manajamen Cito, lanjut Indra akan selalu kooperatif dan peduli terhadap semua keluhan.

“Di samping itu, kami juga terus melakukan  evaluasi, pembersihan dan treatmen terhadap penangan limbah ini,”katanya.

Dijelaskan Indra, pengelolaan limbah di Mal CITO telah dikelola oleh pihak ketiga. Meski begitu, dia memastikan bahwa tidak ada yang salah dalam pengelolaannya.

“Kalau ada yang tidak benar pasti kita tegur. Tetapi rasanya ini tidak ada,”aku Indra.

Berita Terkait : Dianggap Membahayakan Kesehatan Siswa Limbah CITO Disoal Komisi D

Sementara itu, disinggung mengenai klaim Komisi D DPRD Surabaya bahwa Cito tidak kooperatif, Indra membantah.

Dia mengaku tidak pernah mendapat undangan hearing seperti yang disampaikan Komisi D DPRD tersebut.

“Setahu kami undangan baru sekali. Yakni Selasa lalu. Itupun waktunya mepet Sehingga kami tidak bisa hadir,”tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *