Setelah diselidiki, polisi menangkap bos dari jaringan itu yakni Muriandi di Aceh dan dibawa ke Jakarta pada Kamis, 7 November 2019. Muriandi tidak kooperatif dengan melawan petugas saat disuruh menunjukkan rumah sopir yang mengantar ganja menggunakan truk bernama Burhan yang hingga kini masih DPO.
“Muriandi mengatakan Burhan tinggal di Srengseng Jakbar. Saat hendak menunjukkan tempat tinggal Burhan, sekitar pukul 23.00 WIB di Jakbar, tersangka mencoba melawan petugas dan mencoba menyerang petugas,” kata Fanani sebelumnya.
Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan kepada Muriandi. Namun dia terus melawan hingga akhirnya ditembak mati oleh polisi.












