Selain tiga komoditas utama itu, penyumbang deflasi juga berasal dari cabai rawit, cabai merah, bawang putih, pir, kacang panjang, tarif angkutan udara dan terong panjang.
Sementara itu, kenaikan terjadi pada biaya akademi/perguruan tinggi, harga emas perhiasan, dan beras.
“Biaya akademi tinggi yang dibayarkan pada tahun ajaran baru menjadi faktor utama penghambat deflasi karena mengalami kenaikan dibandingkan pada bulan sebelumnya. Sementara emas perhiasan masih mengalami kenaikan walaupun tidak setinggi bulan sebelumnya,” katanya.



