Kepala BPS Jatim, Teguh Purnomo di Surabaya, Selasa 1/10 mengatakan, pada September 2019 dari tujuh kelompok pengeluaran yang disurvei lima di antaranya mengalami inflasi dan dua kelompok mengalami deflasi.
“Untuk inflasi tertinggi terjadi pada kelompok sandang sebesar 0,68 persen, sedangkan yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 1,11 persen,” kata Teguh.
Ia mengatakan, tiga komoditas utama penyumbang deflasi Jatim masing-masing daging ayam ras, bawang merah, dan telur ayam ras. “Harga daging ayam ras kembali mengalami penurunan akibat banyaknya pasokan di pasar, sementara tidak terjadi kenaikan permintaan,” katanya.



