Menurut dia, harga yang hanya Rp500 per kilogram tidak dapat menutup biaya operasional untuk benih, penanaman, perawatan, dan biaya petik.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah petani memilih tidak memanen tomatnya. Bahkan mereka membiarkan orang yang sedang melintas di ladangnya untuk memetik tomat tersebut secara gratis.












