Surabaya, cakrawalanews.co – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Desakan untuk pembenahan infrastruktur menjadi tuntutan.
Ketua Fraksi Parti Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni menuturkan, masyarakat masih trauma dengan kisruh yang terjadi saat PPDB 2019 kemarin. khususunya pada jenjang SMP.
Faktanya, kata dia, infrastruktur (sekolah) tidak menyebar secara merata di setiap wilayah. Sehingga, lanjutnya, tidak mendukung secara maksimal penerapan PPDB dengan sistem zonasi
“Kasihan mereka yang dari sisi nilai mencukupi tapi tidak masuk zonasi, jadinya ndak bisa mendaftar, ini harus ada jalan keluar,” katanya.












