Selain itu, latihan yang berlangsung selama 4 hari itu juga menjadi ajang menampilkan alat-alat utama sistem senjata (alutsista) terbaik dan terbaru, termasuk pesawat, drone, dan tank TNI.
Latihan gabungan itu, lanjut dia, juga sebagai pengembangan dari sistem network centric warfare yang tengah dibangun oleh TNI.
Marsekal Hadi berpesan kepada para prajurit yang mengikuti latihan gabungan agar senantiasa meningkatkan semangat profesionalisme dalam menjalankan tugas operasi.
“Tunjukkan semangat untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan siap melaksanakan tugas apabila sewaktu-waktu diperintahkan,” kata Panglima TNI. (an/wan)



