Selain itu, menurut kepala Desa Setail, Syaifudin, barikan juga merupakan perwujudan kebersamaan, saling menjaga satu tetangga dengan tetangga lainnya seperti halnya saat revolusi fisik melawan penjajah. “Terinspirasi oleh hal tersebut, wujud syukur malam menjelang 17 Agustus, masyarakat menggelar kebersamaan saat-saat mengisi kemerdekaan,” pungkasnya. (gus)
Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Tradisi Barikan Warga Desa Setail



