Kegiatan eskpedisi destana tsunami di wilker Bakowil I Prov. Jatim ini berlangsung tanggal 19 hingga 22 Juli 2019. Kegiatan akan dilaksanakan di 53 desa, yaitu 9 desa di Kab. Tulungagung, 14 desa di Kab. Trenggalek, serta 30 desa di Kab. Pacitan.
10 Hari di Jatim
Terkait ekspedisi destana tsunami, dimaksudkan untuk penguatan ketangguhan menghadapi bencana di wilayah pesisir selatan Jatim, KaBPBD Prov. Jatim, Subhan Wahyudiono menjelaskan mulai tanggal 12-22 Juli, diawali dari Kab. Banyuwangi dan berakhir di Kab. Pacitan. Kegiatan ini sendiri, lanjutnya, dilakukan di 25 kabupaten di 5 provinsi di Pulau Jawa, yaitu Jatim, Jateng, Jabar, DIY, dan Banten.
Dijelaskan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menginformasikan potensi ancaman tsunami, mengidentifikasi awal ketangguhan desa rawan tsunami, dan mensosialisikan desa tangguh bencana tsunami pada masyarakat dan aparat di desa, kelurahan, kecamatan, serta kabupaten.
“Sebanyak 200 orang Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Pusat hadir di setiap kabupaten yang dikunjungi,” jelasnya. Tim beranggotakan para pemangku kepentingan, seperti BNPB, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Kementerian Sosial.












