Irvan menjelaskan sosialisasi tersebut dilakukan tidak hanya secara tertulis, namun sudah dilakukan pendekatan secara persuasif terhadap warga terdampak. Bahkan, Pemkot Surabaya tak tanggung-tanggung memberikan bantuan tempat tinggal di rumah susun (rusun) Keputih Surabaya.
Sehingga bagi warga yang terdampak bisa menggunakan rusun tersebut. “Kami siapkan juga rusun, jika bersedia monggo digunakan,” lanjut Irvan.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran ini juga mengatakan pembongkaran enam bangunan milik PT KAI dan beberapa rumah tambahan itu diselesaikan secepatnya, agar tidak menganggu lalu lintas pengendara. “Secepatnya akan selesai, kalau hari ini tidak nutut maka kita lanjut besok,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PT KAI Suprapto berharap warga yang terkena dampak penertiban ini bisa memaklumi pembongkaran ini. Sebab, ini aset milik negara yang akan digunakan untuk pelebaran jalan Frontage Road untuk kepentingan umum. “Jadi, kami harap warga bisa memakluminya,” pungkasnya.(hdi/cn02)












