Payakumbuh, cakrawalnews.co – Budayawan Minang Yulfian Azrial mengatakan perhelatan Pacu Kuda yang menjadi tradisi orang Minang masih rutin digelar di wilayah masyarakat adat Minangkabau (Luak Agam, Limapuluh Kota, Tanah Datar) hingga kini, namun seiring berjalan waktu perhelatannya mengalami pergeseran cara pandang.
“Dulu yang menonjol itu adalah kekerabatan persahabatan dan silaturahmi tetapi kalau sekarang orang cenderung menilai sesuatu dari segi materialnya, maka ini yang menjadi motivasi orang untuk menggelar alek Pacu Kuda sehingga faktor silaturahimnya terkesampingkan,” kata Yulfian Azrial di Payakumbuh, Jumat (21/6).
Pacu kuda dulu menjadi event perekat kekerabatan dan silaturrahmi antar wilayah masyarakat adat Minang atau wilayah darek (darat) begitu juga dari daerah rantau sesama masyarakat Minang.












