Hal ini bertujuan agar masyarakat Kota Surabaya dapat bersilaturahmi dengan keluarganya tanpa mencari alternatif jalan lain. Selain itu, melihat kondisi Kota Surabaya yang juga terbilang tidak seramai biasanya di pagi hari selama lebaran.
“Seperti tahun lalu kita meniadakan CFD ini karena masih dalam suasana lebaran, sehingga warga Kota Surabaya yang membutuhkan unjung-unjung (bertamu) ke saudaranya tidak perlu mencari alternatif jalan lain. Apalagi Kota Surabaya terbilang tidak ramai seperti biasanya saat pagi hari,” kata Eko Agus, Kamis (23/05).
Eko menjelaskan peniadaan CFD kali ini berada di lima titik Kota Surabaya. Diantaranya, Jalan Raya Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Jemur Andayani, Jalan Kembang Jepun dan Jalan Raya Kupang Indah.












