
Jakarta, Cakrawalanews.co – Aksi pencurian yang cukup mencengangkan terjadi di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimanan Selatan (Kalsel). Para maling menggondol 4 simulator ekskavator yang merupakan alat mesin pertanian (Alsintan) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) lewat program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengungkapkan, alat simulator yang dicuri dari ekskavator tersebut harganya sekitar Rp 220 juta per unit. Jika 4 unit yang hilang, maka kerugian negara mencapai Rp 880 juta.
“Hampir Rp 1 miliar. Pencurinya paham betul kalau alat itu harganya mahal,” ungkap Sarwo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/5/2019).
Sarwo menambahkan, akibat kejadian tersebut program Serasi menjadi terhambat.
“Sementara yang paling rugi justru daerah itu sendiri karena ekskavator mangkrak dan program tidak berjalan,” tambahnya.
Terkait peristiwa tersebut, Kementan meminta pemeritah daerah (Pemda) serius menjaga alsintan bantuan dari pemerintah pusat. Khususnya ekskavator yang diperuntukkan mempercepat pengerjaan fisik program Serasi.
Untuk menghindari aksi pencurian kembali, Sarwo Edhy meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung bertanggung jawab menjaga ekskavator yang dimiliki.












