“Hasil awal uji statis chasis dan hasil uji emisi bagus”, lanjut Setyorini.
Uji jalan hingga jarak 40.000 km ini merujuk pada rata-rata jarak tempuh kendaraan pribadi selama satu tahun. Uji jalan ini terbagi dalam beberapa rute dan tahapan. Rute pertama adalah Jakarta – Bogor – Pandeglang – Serang – Cilegon – Jakarta. Rute kedua menempuh kota Jakarta – Cikampek – Bandung – Jakarta. Rute terakhir meliputi Jakarta – Cikampek – Cirebon – Brebes – Tegal – Jakarta. Rute uji jalan ini akan mengombinasikan beragam kondisi jalan, seperti ruas jalan tol, keramaian dan kemacetan. Pelaksanaan uji jalan akan berlangsung hingga Agustus 2019.
“Hipotesa dari dasar pengujian semua bagus dan semoga hasil uji jalan juga bagus” harap Setyorini.
Selama uji jalan, PPPTMGB “LEMIGAS” mendapat dukungan bahan bakar gasoline setara Euro 4 dari Pertamina dan dukungan tiga kendaraan dari Toyota Indonesia. Seluruh tahapan penelitian dimulai pada 20 Februari dan ditargetkan selesai pada 24 September 2019. (ant/wan)












