
Surabaya, cakrawalanews.co – RSUD dr M Soewandhie akan melaporkan keluarga pasien ke pihak berwajib. Pasalnya, lelaki berinisial W telah membuat insiden keributan di IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD dr M Soewandhie pada Jumat (15/2) malam.
Bahkan, menjurus ke arah ingin memukul petugas.
Berbekal rekaman CCTV, pihak rumah sakit segera membuat laporan kepada Polrestabes Surabaya.
“Laporan kami masukan hari ini (Sabtu), untuk selanjutnya dapat diproses oleh rekan-rekan di kepolisian sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” terang pelaksana tugas (Plt) Dirut RSUD dr M Soewandhie, Febria Rachmanita, Sabtu (16/2).
Febria lantas menjelaskan kronologis insiden tersebut. Pada Jumat (15/2) siang, pasien atas nama Surati masuk ke IGD RSUD dr M Soewandhie.
Pasien langsung mendapat serangkaian penanganan antara lain, pemeriksaan laboratorium, EKG (monitoring rekam jantung), infus, dan foto thorax. Rangkaian penanganan tersebut memang membutuhkan waktu. Misalnya saja, EKG dimana pasien dimonitor rekam jantungnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, perekaman ritme jantung dilakukan antara satu hingga dua jam. Sedangkan tes laboratorium juga memerlukan proses hingga hasilnya dapat diketahui.
Di sisi lain, pihak RSUD dr M Soewandhie juga berkoordinasi dengan RSUD Dr. Soetomo untuk persiapan rujukan. Dari koordinasi tersebut, pasien baru bisa dirujuk di atas pukul 18.00. Pada pukul 17.00, perawat sudah berupaya mencari keluarga pasien, baik melalui panggilan via speaker hingga mencoba menyisir rumah sakit, mulai bagian depan hingga belakang.












