Jakarta, cakrawalanews.co – Berdasarkan hasil penelitian pakar gizi diketahui lebih dari 80 persen anak Indonesia terbukti kekurangan DHA, salah satu unsur gizi yang berpengaruh dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak.
Pakar gizi yang juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS menyebutkan dirinya terlibat langsung dalam penelitian tersebut dan dipublikasikan dalam British Journal of Nutrition (2016) berjudul Intake of essential fatty acids in Indonesia children: secondary analysis of data from a nationally representative survey.
“Kurangnya asupan asam lemak esensial khususnya DHA harus menjadi perhatian bersama karena zat tersebut penting dan krusial untuk mempengaruhi kondisi fisik dan kepintaran anak,” katanya.
Penelitian yang dilakukan berdasar dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 itu menemukan bahwa 8 dari 10 anak usia sekolah Indonesia yang berumur 4-12 tahun kekurangan nutrisi otak sebab hanya mendapatkan sedikit asupan asam lemak esesial (Essential Fatty Acid) khususnya asupan DHA dan Omega 3. Asam Lemak Esensial (EFA) sendiri merupakan kelompok asam lemak yang penting bagi kesehatan manusia dan harus tercukupi dari asupan makanan.




