“Karena aku tinggal dua tahun. Sedangkan transportasi massal itu konstruksinya bisa memakan waktu di atas dua tahun. Jadi tidak mungkin aku tanda tangan,” ujarnya di Ruang Kerja Wali Kota Surabaya, Senin (10/12).
Risma juga mengakui sudah 10 tahun berupaya mewujudkan Trem di Surabaya tapi tetap saja tidak bisa terealisasi karena ada kendala di pemerintah pusat.
“Selama ini aku sudah berupaya, ternyata tidak bisa terealisasi. Mulai 10 tahun yang lalu saat aku masih di Bappeko sudah ngusulkan, tapi tidak bisa,” ujarnya.



