“Untuk kasus itu memang saya rugi, namun kalau dihitung secara akumulatif dengan pendapatan petani garam tahun ini, maka kami masih menddapatkan untung. Jadi kami anggap musibah itu sebagai sedekah saja,” ujarnya.
Ia mengatakan petani garam biasanya akan mempersiapkan usaha tambak bandeng di musim hujan seiring dengan berhentinya produksi garam selama musim hujan.
“Petani akan memanfaatkan lahan tersebut untuk budi daya bandeng daripada lahan garam menganggur, namun kadang ada petani garam yang melakukan budi daya udang,” katanya, menambahkan.(wan/ant)












