Berita UtamaCakrawala Nasional

Waspadai Puting Beliung di Musim Pancaroba, Ini Tanda-tanda dan Sifatnya

×

Waspadai Puting Beliung di Musim Pancaroba, Ini Tanda-tanda dan Sifatnya

Sebarkan artikel ini
Puting beliung yang terjadi di Bogor, kemarin.

Puting beling datang bukan tanpa peringatan. Hary mengungkapkan ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kemungkinan puting beliung akan hadir di suatu wilayah.

“Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb atau lebih dari 60 persen,” jelasnya.

Mulai pukul 10.00 pagi akan terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis–lapis) dan diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu–abu menjulang tinggi layaknya bunga kol.

Awan Cumulus dengan tepian berwarna abu-abu itu kemudian akan berubah warna dengan cepat menjadi abu–abu atau hitam yang dikenal dengan awan CB (Cumulonimbus).

Kemudian tanda yang muncul di sekitar kita adalah pepohonan mulai bergoyang cepat. Ini akibat dorongan angin dan udara yang terasa dingin dan disusul hujan.

“(Angin puting beliung terjadi bila) hujan pertama yang turun adalah hujan deras yang muncul tiba-tiba. Apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita,” kata dia.

“Jika satu sampai tiga hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim pancaroba atau penghujan, maka ada potensi hujan yang pertama kali turun akan lebat dan diikuti angin kencang, baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *