“Dan, untuk 1 kilogramnya (kresek) dapat ditukar dengan 1 bungkus pupuk kompos atau bibit tanaman,” ujar Sekda Kota Probolinggo, dr Bambang Agus Suwignyo, saat menyampaikan sambutan pembukaan Festival Lingkungan Hidup.
Dijelaskan sekda, DLH bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah memberikan hibah mensin pencacah sampah kantong plastik kresek. Mesin ini akan mengolah sampah kantong plastik kresek menjadi bahan baku pembuatan jalan Laweyan.
Untuk mendukung aksi perlindungan dan pengelolaan lingkungan secara konkrit di lapangan, DLH menggelar festival lingkungan ini. Sejumlah kegiatan pun digelar, seperti lomba mewarnai tingkat TK, lomba motivator lingkungan, lomba patrol daur ulang, lomba mural 3D, fashion show daur ulang, serta pameran produk unggulan ramah lingkungan yang diikuti kelurahan-kelurahan di Kota Probolinggo. Di lokasi yang sama Palang Merah Indonesia (PMI) juga membuka stand donor darah.













