“Karena itu, kita harus membangun, memperbaiki, dan memperlebar saluran agar tidak terjadi banjir,” imbuhnya.
Pemkot Surabaya menargetkan seluruh pekerjaan lima rumah pompa rampung sesuai jadwal dan dapat berfungsi optimal pada Desember 2026.
Eri berharap infrastruktur tersebut mampu mengurangi genangan di sejumlah kawasan.
“Insyaallah seluruh pekerjaan lima rumah pompa ini bisa beroperasi pada 1 Desember 2026,” katanya.
Eri juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memahami dampak pekerjaan infrastruktur terhadap akses jalan dan aktivitas sehari-hari.
Ia berharap dukungan warga terus mengiringi upaya penanganan banjir di Surabaya.
“Terima kasih buat kalian semua yang mau pengertian. Ketika saya memperbaiki jalan, buat box culvert biar tidak banjir, saya terima kasih pengertiannya. Mudah-mudahan dengan doa panjenengan (anda) semua, Surabaya tidak lagi banjir,” pungkasnya. (*)









