Pendekatan tersebut dinilai penting agar manfaat sertifikasi tidak berhenti ketika dokumen telah diperoleh.
Pemahaman terhadap standar dan kemampuan mengelola usaha menjadi faktor yang turut menentukan keberlanjutan bisnis UMKM.
Kontribusi tersebut kemudian mendapat apresiasi melalui Indonesia Halal Awards 2026.
Tahun ini, BPJPH memberikan penghargaan kepada 22 penerima yang terbagi dalam sembilan klaster dan melibatkan berbagai unsur dalam ekosistem halal, mulai dari lembaga pemeriksa dan pendamping halal, pemerintah daerah, industri, institusi keuangan hingga pemangku kepentingan internasional.
ParagonCorp menjadi salah satu penerima penghargaan dalam klaster Makanan, Minuman, dan Kosmetik melalui kategori Excellence in Facilitating Halal Certification for Micro and Small Enterprises (MSEs).
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan dalam membantu 4.040 UMKM memperoleh sertifikasi halal. Langkah ini sekaligus memperluas akses pelaku usaha terhadap standar halal yang dapat mendukung penguatan kepercayaan konsumen dan daya saing.
Ke depan, ParagonCorp menyatakan akan melanjutkan kolaborasi untuk memperluas akses pengetahuan, standar, dan kesempatan bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
“Kami berharap apa yang kami lakukan dapat menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia. Ketika pelaku usaha semakin siap dan memiliki akses yang lebih luas terhadap sertifikasi halal, manfaatnya dapat berkembang tidak hanya bagi bisnis mereka, tetapi juga bagi konsumen dan ekosistem di sekitarnya. Semangat untuk tumbuh bersama inilah yang ingin terus kami bawa melalui berbagai kolaborasi ke depan,” tutup Suci. (*)













