Cakrawala Surabaya

1.360 RW Surabaya Ikut Lomba Kampung Pancasila 2026, Gotong Royong Jadi Penentu

×

1.360 RW Surabaya Ikut Lomba Kampung Pancasila 2026, Gotong Royong Jadi Penentu

Sebarkan artikel ini
Eri
Peluncuran Lomba Kampung Pancasila 2026 di Surabaya yang dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi.

Ia menceritakan pertemuan Presiden Soekarno dengan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito pada 1961.

Saat itu, Bung Karno meyakini Indonesia tidak akan terpecah meski suatu hari ditinggalkan para pemimpinnya karena bangsa Indonesia memiliki Pancasila sebagai pengikat.

Lomba Kampung Pancasila 2026 kemudian dirancang dengan sejumlah aspek yang dekat dengan kehidupan warga.

Penilaian mencakup penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan usaha warga lokal, pemeliharaan toleransi dan keharmonisan antarwarga, serta peningkatan kepedulian sosial.

Aspek lingkungan juga menjadi bagian penting. Kampung dinilai dari pengelolaan sampah secara mandiri, penghijauan, hingga penataan kawasan agar tetap bersih dan sehat.

“Indikator lainnya yang menjadi penilaian adalah keaktifan warga dan pengurus kampung dalam menyelesaikan persoalan wilayah secara bersama,” imbuhnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemkot Surabaya menugaskan Perangkat Daerah (PD) sebagai pengampu di masing-masing wilayah.

PD tak cuma diminta memberikan arahan, tetapi juga turun langsung memberikan contoh dan pendampingan kepada masyarakat.

Eri bahkan menyiapkan sanksi bagi PD yang dinilai gagal membina wilayah pengampuannya. Sanksi tersebut berupa bendera hitam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *