Cakrawala Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan Mitigasi Gempa, Latih Upaya Penyelamatan Sejak Usia Dini

×

Pemkot Surabaya Siapkan Mitigasi Gempa, Latih Upaya Penyelamatan Sejak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
Bpbd Surabaya
Pemkot Surabaya melalui BPBD siapkan mitigasi gempa.

Salah satu langkah yang diajarkan adalah melindungi kepala dan leher serta mencari tempat berlindung yang aman.

“Yang utama adalah hold and cover, mencari benda untuk menutupi kepala dan leher, berlindung di bawah meja, atau di area triangle of life (segitiga kehidupan). Selain ke sekolah, penyisiran edukasi mitigasi juga terus kami jalankan setiap hari ke pesantren, rumah sakit, gedung bertingkat, hingga ke masyarakat melalui Kampung Pancasila,” tambahnya.

Langkah kesiapsiagaan tersebut dilakukan di tengah hasil survei Pemkot Surabaya bersama tim ahli geologi yang mencatat keberadaan dua patahan dari sistem Sesar Kendeng di wilayah Surabaya, yakni Patahan Surabaya dan Patahan Waru.

Secara sederhana, patahan merupakan bagian kerak bumi yang mengalami retakan atau pergeseran.

Pergerakan pada patahan dapat memicu gempa ketika terjadi perubahan atau pelepasan energi di dalam bumi.

Pakar Geologi Dr. Ir. Amien Widodo, M.Si, menjelaskan Patahan Surabaya dan Patahan Waru memiliki karakteristik patahan naik atau thrust fault.

Pergerakan dari bawah permukaan bumi secara perlahan mendorong lapisan tanah ke atas hingga membentuk perbukitan memanjang.

“Patahan Surabaya menyebabkan munculnya perbukitan yang memanjang dari kawasan Wonokitri, Mayjen Sungkono, hingga ke Cerme. Sementara itu, Patahan Waru mendorong ke atas dan membentuk gundukan bukit dari wilayah Karangpilang, Nganjuk, hingga terus memanjang jauh ke barat,” jelas Amien Widodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *