“Semua bersatu dalam satu tim meski berbeda suku, agama dan ras. Bhinneka Tunggal Ika hidup dalam laku kehidupan sehari-hari,” katanya.
Karena itu, Arif Fathoni berpesan kepada para peserta agar menjadikan turnamen tersebut bukan hanya sebagai arena mengejar kemenangan, tetapi juga kesempatan membangun sportivitas dan kebersamaan.
“Selamat bertanding adik-adik sekalian, jaga sportivitas. Sampai jumpa di laga final Oktober mendatang,” ujarnya.
Bahlil Minisoccer Asyik zona Mojokerto merupakan bagian dari rangkaian turnamen mini soccer yang digelar Golkar Jawa Timur. Kompetisi tersebut menyasar kalangan muda, khususnya siswa SMA sederajat, dengan olahraga sebagai medium interaksi sekaligus penguatan nilai sportivitas, kerja sama dan kebersamaan.



