Menurutnya, olahraga juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai kepemimpinan kepada generasi muda. Sepak bola, misalnya, mengajarkan setiap pemain untuk memahami peran masing-masing sekaligus bekerja sebagai bagian dari sebuah tim.
Dalam sebuah pertandingan, setiap pemain memiliki posisi dan tanggung jawab berbeda. Namun, seluruhnya harus bergerak dalam satu tujuan untuk mencapai hasil yang sama.
“Sepak bola juga bisa menjadi instrumen untuk mendorong lahirnya calon-calon pemimpin bangsa. Dalam satu tim sepak bola ada banyak posisi dalam bermain, namun disatukan dalam tujuan yang sama, yakni memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Ia juga mengaitkan permainan sepak bola dengan realitas keberagaman masyarakat Indonesia. Perbedaan suku, agama maupun ras tidak menghalangi seseorang untuk bekerja sama ketika berada dalam satu tim.



