“Ya harapannya seperti tadi juga kami jelaskan ya. Jadi misinya tadi kan kita tetap kita akan mensosialisasikan batik, membangun rasa cinta batik masyarakat, terutama kalau di Surabaya untuk Jawa Timur lah,” jelasnya.
“Kita mencoba untuk memberikan akses para perajin. Yang ujung-ujungnya kan untuk kesejahteraan perajin batik Jawa Timur,” imbuh Wirasno.
Tahun ini, batik Tulungagung juga menjadi tema yang diangkat dalam HBN 2026.
Eksplorasi batik Tulungagung akan menjadi bagian dari kegiatan, tanpa mengesampingkan batik dari daerah lain di Jawa Timur.
“Kita sudah ngangkat tema Tulungagung ya. Jadi seperti yang dipajang kali ini, ini semua batik Tulungagung. Jadi ya jadi mungkin di sana ya eksplor kita akan batik Tulungagung, meskipun tidak mengecilkan dari batik-batik yang lain di Jawa Timur,” jelasnya.
Rangkaian HBN 2026 juga melibatkan pemerintah pusat. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dijadwalkan membuka kegiatan di Kalimas, sementara Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza membuka kegiatan di TP 3. (*)













