Ia meminta insan pers tetap berpegang pada kode etik jurnalistik serta mengedepankan proses verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik.
“Ini menjadi tugas kita bersama, khususnya rekan-rekan media mainstream agar kode etik jurnalistik tetap dikedepankan dan tidak terpengaruh atau mengikuti arus lini masa yang begitu deras, tetapi tidak memiliki data yang akurat, valid, sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” tegasnya.
Ali berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman ASN dan insan media dalam menyaring informasi serta menghasilkan konten yang informatif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kesamaan pemahaman mengenai pentingnya literasi informasi diperlukan karena ASN dan media sama-sama memiliki peran dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. (caa)



